Kemarin siang, sekitar jam 2 lewat 10 saat gw pulang dari kantor yang jaraknya sepandangan dari tempat gw tinggal, as usual pamit lah kepada rekan kantor, bersalaman dengan hangat dengan cara yang sudah biasa dilakukan, senyum mengembang sambil berkata “aku duluan yah”.. and then cipika cipiki sambil tak sengaja menghirup aroma tubuhnya yang kira-kira menyamankan atau menahan nafas jika yang ada sebaliknya
*ini mah lebay, asli!!!
After that.. She said (my friend) ” Eh ini kan salaman yahudi..”
“hah..masya, bukannya itu cara salaman kalian…” sahutku sambil nyengir.. di benak bertanya.. “is it true?… well, i dont care..”
Dia hanya tersenyum dan aku juga cepat berlalu..dan terlupakanlah topik itu, hingga pagi yang ini tiba-tiba terinspirasi untuk iseng mencari tahu..
Lirik om Gugel yang selalu standby, aku ketikan keyword “Salaman Yahudi” hmm ga nemu yang pas then aku ganti keywordnya jadi “cara bersalaman Yahudi” ..See!!! i found something..termasuk gambar di bawah ini..
Hmm.. melihat caranya siy memang agak mirip seperti salaman yang biasa aku dan teman-teman lakukan tapi well sejauh ini iam not sure dan merasa tak harus menganggap ini suatu masalah penting, tapi kalau benar? i mean katakanlah ini sebuah symbol meskipun tampaknya kuno dan nyatanya gw bukan seperti Jew dan sama sekali tak bermaksud meniru mereka pastinya, tapi ini tentang symbol juga kan? simbol memberi petunjuk kepada sesuatu, sesuatu yang berupa faham tertentu yang jadi identitas budaya tertentu yang menjadi entitas komunitas tertentu dan aku bukan termasuk di dalamnya. Jadi jika itu benar, handshake demikian mewakili entitas tertentu selayaknya aku tak mengekor kan? *kecuali sekarang rambutku bisa dikuncir ekor kuda setelah bertahun-tahun
Well, menulis kalimat-kalimat itu, seolah-olah topik bersalam-salaman jadi sesuatu yang rumit dan detail ya he..he.., Ah Nona..terimakasih lah, paling tidak jadi menginspirasi untuk sekedar mengupdate SENYAWA-ku dengan posting iseng ini.
Bagiamana, kalau kita ber high five aja tiap bertemu, dengan semangat ceria and say “Assalamualaikum” sepertinya lebih aman kan? ..
Menurutmu?
Ribet!!!, jangan masukin hati lah yaaw…
Your Words