Extraordinary Wives:Kisah Para Istri Biasa yang Berhati Luar Biasa

30 04 2008

Jangan memandang sebelah mata pada wanita yang berprofesi sebagai Ibu Rumah tangga, hanya wanita yang bisa hamil, melahirkan, melayani suami, mendidik anak bahkan mencari uang pada saat yang sama. Seorang wanita sebagi istri mempunyai kekuatan untuk membimbing suami melalui masa-masa sulit dan bahkan menjadi pelindung dan penyejuk baginya.

Sabda Rasululloh : “Sungguh wanita yang terbaik di antara kamu ialah yang subur, besar cintanya, teguh memegang rahasia, tabah menderita, mengurus keluarganya.. (H.R. Thusy)”

Maksud hadits tersebut menerangkan bahwa salah satu sifat baik perempuan ialah tabah menderita menghadapi kesulitan-kesulitan hidup. Segala bentuk derita yang dialaminya tidak membuatnya putus asa hingga berlari ke jalan yang haram.

Buku ini berisi kisah-kisah para istri biasa yang berhati luar biasa. Muslimah yang memegang peran penting dalam perjalanan hidup suami. suami mereka. Peran seorang istri dalam kehidupan suami, layaknya BBM mengalirkan energi untuk menggerakkan mesin. Tetapi, cobalah ganti dengan air, maka segala bentuk mesin tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.

Tias Tatanka, istri Gola Gong menyadari betul, cara pandang, reaksi, dan pilihan-pilihannya sebagai seorang istri, hanya akan ada jika ditopang oleh kecerdasan dan kearifan.

Pemikiran itulah yang mendorong Tias untuk mengumpulkan kelumit-kelumit cerita tentang dirinya dan beberapa Muslimah lainnya yang berusaha tegar dalam perjalanan panjang bernama pengabdian.

Tias Tatanka: istri penulis Gola Gong, berusaha memahami dinamika berpikir suaminya yang merdeka, dan tetap setia mendampinginya ketika sakit mendera.

***

Indah Inu Kencana: membagi perannya sebagai istri yang tegar ketika teror memburu suaminya, Inu Kencana Syafilie, saat banyak pihak merasa terganggu oleh sepak terjang Inu membongkar berbagai kasus di Kampus IPDN.

***

Nunung Nurdjanah: tetap tabah ketika suaminya, AM Fatwa terus-menerus menjadi target politik berbagai pihak yang tidak menyukainya. Belasan tahun suaminya hidup sebagai tapol, sedikitpun ia tidak mengendurkan cintanya sebagai istri.

***

Tami “Pepeng”: perawat terbaik bagi suaminya, Ferrasta “Pepeng” Soebard, ketika komedian ternama itu ambruk diserang multiple sderosis. Dengan canda dan optimisme, ia membuktikan bahwa cinta sungguh bertenaga.

Bersama dengan Muslimah-Muslimah lainnya, mereka akan membagi kisah luar biasa kepada kita. Aliran energi cinta powerful yang akan membuat kita semakin bangga menjadi seorang Muslimah.

Src: Buku kita.com & Pikiran Rakyat Newspaper

 








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.