Mengikuti perkembangan agresi israel to palestina, makin lama makin bikin gerah, bikin amarah, dunia arab yang katakanlah dianggap mewakili dunia islam saat ini hanya bisa terdiam seribu bahasa, by the way, upaya diplomasi yang digalang pemimpin Arab belum menemukan kata sepakat dipastikan cuma nonsens, tak lebih dari mengulur-ulur waktu dan memberikan kesempatan pada Israel untuk lebih banyak membantai, menghancurkan dan melumpuhkan palestina, Petinggi Hamas, Khalid Meshaal menegaskan tak akan turut dalam kesepakatan gencatan senjata dengan Israel kecuali jika terpenuhinya empat syarat. Yaitu penghentian agresi Israel, penarikan militer Israel dari wilayah Gaza, penghentian blokade, serta dibukanya semua pintu perlintasan dengan Gaza.
Entah pakai bahasa atau isyarat apa untuk menghentikan genosida isreal terhadap rakyat palestina, meski resolusi DK PBB 1806 sudah terbit, Israel tetap tak bergeming untuk menghentikan agresinya bahkan lebih parahnya lagi mereka memperlakukan tanah palestina dan rakyatnya layaknya laboratorium untuk uji coba senjata bio-kimia yang dalam konvensi jeneva diputuskan tidak boleh dipergunakan dalam medan peperangan karena dianggap illegal tapi nyatanya? Dengan selalu beralibi untuk melumpuhkan kekuatan HAMAS, justru penduduk sipil lah menjadi korban terbanyak.
Pembantaian demi pembantain rakyat palestina oleh israel sudah belangsung sejak 60 tahun lalu bahkan saat israel pertama kalinya diproklamirkan 14 Mei 1948 (pdhl mereka itu merdeka dari siapa ya). Saat berdiri Israel mengusir kurang lebih 1 juta warga palestina, mencaplok dan merampas banyak wilayah dan melakukan teror dimana-.mana. Sebut saja peristiwa -peristiwa berikut sebagai bukti holocoust Israel terhadap rakyat palestina yang berkepanjangan bahkan hingga kini.
- 10 April 1948. Pembantaian Deir Yassin, pagi buta tiga milisi zonis internasional, Hagana, Irgun dan Stern Gang menyerang sebuah desa palestina Deir yassin yang berada di sebelah barat Yerussalem, sekitar 254 rakyat palestina terbunuh, 100 orang diantaranya wanita dan anak-anak, disertai dengan pemerkosaan, multilasi dan eksekusi yang dilakukan terhadap 25 orang palestina yang sebelumnya diarak hingga yerusallem, belum genap satu tahun kemudian Desa ini telah kosong dari pendudukan warga palestina dan mulailah entitas yahusi tertancap dengan datangnya para imigran yahudi menduduki desa ini. Deir yassin merupakan simbol hilangnya tanah palestina.
- 28 oktober 1948, pembantaian masal (Hollocaust) oleh zionisme Israel di Douimah, sekitar 1000 orang palestina terbunuh.
- 29 Oktober 1956, pembantaian oleh Israel di Kafr Kassim, 49 orang terbunuh.
- 9 September 1972, serangan udara Israel di Suriah dengan target para pengungsi Palestina, sekitar 500 orang meninggal dunia.
- 9 november 1977, Israel menyerang Lebanon dengan target para pengungsi Palestina, sekitar 300 orang terbunuh.
- Juni 1982, serangan terhadap kamp pungungsi yang menewaskan 3500 orang Palestina yang sebagian besar adalah anak-anak dan wanita.
- Selama intifadha hingga Mei 1989 sekitar 7500 muslim Palestina terbunuh.
- November 2007, serangan udara israel, 350 orang warga Palestina yang terbunuh.
- 27 Desember 2008-sekarang. Israel kembali serang palestina, agresor yang paling kejam yang pernah ada di muka bumi, sudah menewaskan kurang lebih 1100 orang dan 4500 lainnya luka-luka terutama wanita dan anak-anak.
Dan hari ini salah satu petinggi Hamas yang pernah menjabat sebagai Baca entri selengkapnya »

Your Words