Terinspirasi dialog di PPT
Hidup itu ibarat jual beli?
begitukah?
Well, could anyone explain to me what its mean?
Adakah hubungannya dengan pernyataan ini?
“When You give, good things come back to you”
Ok lets see your answer and ill aprreciate that, thx bro and sist
Layaknya menanam benih, itulah hasilnya yang akan kita peroleh
1.
Semua hal bisa dibeli. Tapi kita tak selalu membelinya dengan uang. Terkadang dengan pengorbanan, waktu, kasih sayang, …
2.
Pikiran positif akan menarik hal positif demikian sebaliknya. Jika anda selalu berbuat baik maka hal2 baiklah yang akan terjadi pada anda.
perasaan sudah bukan ‘ibarat’ lagi kalo liat istilah ‘human trafficing’ … hidup sudah dijual belikan
Saya kira memang begitu, Ney. Hidup spt perniagaan.nilai existensi ssorg tergantung pd seberapa besar manfaatnya bagi org lain dan seisi alam. Kebaikan2 yg diberikan (dijual) nya, pasti akan membawa kembali kebaikan yg berlipat ganda, cepat atau lambat.
kalo ada sedikiiiiiiiiit aja pamrih, bisa dibilang begitu.
bahkan jika ‘hanya mengharap ridho Allah’, ya…. ada pamrihnya juga kan.
Hm…putri malah kepikiran gini…
Bukankah ketika kita selalu bertransaksi dengan Allah SWT, kalo kata Allah SWT “tidak ada perniagaan yang merugi dengan Allah SWT”
well..this is one of aspect i guess..
jual beli kebaikan tentunyah………
“When You give, good things come back to you”
bukan jual beli, tapi hukum alam, karena those good things bisa jadi datangnya belakangan, setelah kita mati pun bisa..
wew… demikian jeli mbak ney memperhatikan sinetron religi itu. dalam kultur jawa ada juga tuh idiom : “sapa sing nandur bakal ngundhuh”, siapa yang menanam pasti akan menuai.
bingung mo komen apa.
tapi memang semakin banyak memberi, rasanya rejeki itu malah semakin lancar mengalir…
emank sekarang lagi banyak jual beli manusia..
*ga nyambung yah
hidup adalah perjuangan, dalam perjuangan pasti ada pengorbanan (yang dibeli) tapi tidak ada yang menjualnya… hehehe
NNyok, koment lagi yah …. hidup bukan seperti transaksi saham ada buy dan sell
kata para politikus hidup itu perbuatan mbak, saya juga ndak tahu mereka telah berbuat apa ya untuk Bangsa dan Negara
Maaf OOT…saya lebih suka dialog ini :
“Ikhtiar tidak boleh berhenti hanya karena mendengar kabar akan adanya kegagalan dari ikhtiar itu”..kurang lebihnya begitu deh..
IMO..ada hubungannya dengan Surat Ar Ra’d ayat 11 (QS 13:11) :
“…Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka…”
Nyaris menyerupai prinsip ekonomi seh..
Namun, jika kita hubungkan dgn sang Pencipta… mungkin Hidup itu lebih condong kearah Jual = memberi
Give something and forget it, soal we get something good later…it’s Allah’s secret
. Pernah nonton pay it forward? nice concept yah…
Yang jelas hidup ini ibarat pantulan bola tenis pada dinding, semakin keras kita melempar, semakin keras juga pantulan yang kita terima.
AH, mudik
indahnya mudik
memeluk tanah kelahiran
syahdu
salam
Buat aku bukan seperti jual beli, ada beda antara “buy and sell” dengan “take and give”. Klo boleh aku bilang sama sekali ngga ada hubungannya dengan tuhan dan segala aturannya, karena tuha sama sekali tidak membutuhkan kita untuk “give” atau “buy” dari NYA…