Hmm postingan ini terinspirasi dari beritanya penyanyi latin nan sekseeh Ricky Martin yang sudah punya anak kembar melalui Surrogate Mother alias Ibu Pengganti. Dan doi memiliki anak cukup dengan mendonorkan spermanya yang membuahi sel telur (ovum) partnernya kemudian disuntikkan ke rahim wanita yang bersedia mengandung dan melahirkannya.
Hmm guampang banget yak klopun jadi istrinya ndak perlu cape2 mengandung dan melahirkan tapi teuteup bisa punya anak dari benih sendiri. Ihh..
Intinya adalah adanya teknologi pembuahan in vitro ini (bayi tabung) malah melahirkan berbagai cara untuk mendapatkan anak termasuk dengan cara Surrogate Mother ini yang bisa dimungkinkan karena kondisi-kondisi berikut:
- Istri dari pasangan yang mempunyai anak tak dimungkinkan bisa hamil, bisa karena penyakit atau rahimnya yang bermasalah.
- Rahim Istri telah diangkat
- Wanita yang ingin punya anak namun gak ingin hamil
- Wanita yang ingin memilikki anak namun tak mampu memproduksi sel telur.
Jadi ya klo di luar negeri sana, pasangan menikah atau tanpa menikah tapi pengen punya anak, tinggal mendonorkan sperma/ovum sendiri kemudian dilakukan pembuahan dengan ovum/sperma dari donor yang telah disetujui biasanya pembuahan dilakukan melalui inseminasi buatan atau di kenal dengan proses bayi tabung yang istilah kerennya adalah In Vitro fertilization which means pembuahan Ovum dan Sperma tidak dilakukan secara alami melalui hubungan seksual. Kemudian embrio hasil pembuahan lewat bayi tabung itu ditanamkan atau disuntikkan ke rahim/uterus wanita yang bersedia mengandung sampai melahirkannya. Dan akhirnya anak yang terlahir bisa diakui sebagai anak yang sah.
Untuk lebih jelasnya definisi Ibu Pinjaman ini boleh baca dan translate sendiri deh, gw lagi ogah nerjemahin..bukan pa2 takut salah euy, seng penting intinya ngerti deh
Surrogate Mother : A woman who agrees to bear a child for another woman, either through artificial insemination by the other woman’s husband or partner or by carrying until birth the other woman’s surgically implanted fertilized egg.
Surrogate mother : a woman who agrees, usually by contract and for a fee, to bear a child for a couple who are childless because the wife is infertile or physically incapable of carrying a developing fetus. Often the surrogate mother is the biological mother of the child, conceiving it by means of artificial insemination with sperm from the husband. In gestational surrogacy, the wife is fertile but incapable of carrying a growing fetus; the child is conceived by in vitro fertilization using the wife’s eggs and her husband’s sperm, and the resulting embryo is implanted in the surrogate mother’s uterus.
Dalam pikiran gw jadi Ibu pinjeman ini kok sama kayak menyewakan rahim yak, kebayangnya, sudah cape-cape hamil plus sakit melahirkan eh tuh baby diambil, duh padahal bukankah pada realitasnya tak peduli benih siapa saat seorang wanita itu hamil maka ada keterikatan bayi dan ibu secara lahir bathin, pernah gw nonton telenovela Brazil duh lupa tahun berapa yang akhirnya Si Ibu Pinjaman ini malah kabur karena emoh serahkan anak yang dikandungnya, yah kebayang lah pastinya dah kayak anak sendiri meski cuma sebatas anak biologis. Duh..
Haiyah..klo soal In Vitro sepengetahuan gw sie cara-cara yang dibolehkan dalam Islam jika memang sangat tidak dimungkinkan melakukan pembuahan secara alami alias hubungan seksual tapi dengan syarat Sel Sperma dan Ovumnya berasal dari suami istri yang menjalani perkawinan yang sah, kemudian si embrio disuntikkan ke rahim istrinya tersebut.
Klo konsep Ibu Pinjaman, gw kurang tahu persis tapi logikanya ya gini aja, nanti tuh anak secara hukum anak siapa meski dari benih pasangan yang sah tapi yang mengandung orang lain, kan teteup aja yang mengandung bisa disebut ibunya juga atau misalkan malah benihnya juga bukan dari pasangan yang sah alias comot sana comot sini lah..itu malah bikin tambah pusing, ngancurin garis keturunan alias bisa jadi campur aduk, kasihan nasab anak ga jelas. kacau nanti mana mahram, mana ahli waris, mana Ibu mana Bapak..
Huh Pusiing ya, akhirnya gw mikir dan berkesimpulan bahwa di dunia ini ga ada hal-hal yang cukup bisa mengejutkan klo menyangkut sikap dan perilaku manusia, ya nothing imposiblle lah artinya manusia bisa melakuian “keanehan plus kegilaan apapun” sebatas akal dan nafsunya menjangkau jadi sebenarnya bukan jadi sesuatu yang aneh dan mengagetkan tapi titik beratnya adalah lebih kepada kemudian apakah perilaku itu melampaui batas atau tidak.
Pertanyaanya berikutnya apa standar baku yang bisa memilah antara melampaui batas atau tidak melampui batas??
Hah..pusing lagi ga seeh ..hmm jawab sendiri aja lah……..
*duh bentar lagi adzan subuh nie..tinggal dulu yak*
Gileee lo Ney..
Menjelang subuh masih mikirin Roy Marten juga?? eh..Ricky Martin ??
Kalo kaya gini, ga berlaku lagi dong pernyataan legendaris lo itu..
“setelah menikah lu akan sangat menyesal!! karena apa, ya menyesal kenapa ga dari dulu hahahahaaaaaa…”
wkwkwkwkkwkw..
————————————-
Duh Gempurr you are so detail or jangan-jangan ngiri yak coz bukan mikirin lo heueheueheuehu..
Takutnya memang jadi ada semacam perusahaan jasa bayi tabung
—————————
Ga masalah si Kang klo jasa In vitro mah asal syaratnya terpenuhi yang jadi soal klo ada jasa Surrogate Mother-nya itu (Surrogacy agent) *kayaknya peluang bisnis baru nih*
Si anak bakal sedih apa seneng ya, punya dua ibu?
————————–
Klo gw yang jadi anaknya sie..asyik2 aja akh bisa minta duit sana-sini
Kemajuan bioteknologi terutama rekayasa genetik & kedokteran, pada tahapan tertentu akan conflicting dg aspek moral. Beberapa agama & negara tegas melarang hal ini, krn selain dianggap bertentangan dg moral juga status hukum dari anak yg dilahirkan.
—————————
satu kata saja “SEPAKAT”
ngak hanya ibu pinjaman, sekarang juga bisa bikin anak kembar, cuma yah itu beda telur, dan hasilnya kembar laki dan perempuan.

Banyak kan seleb hollywood yg gitu
Btw, bentar lagi shaum, mohon maaf lahir bathin yah, siapa tahu selama pertemanan di blog, ada salah-salah tulisan dalam pernyataan
———————
Sama-sama Jeng, trims you ga bosen silaturrahmi ke sini ya
Pingin punya dari peyut sendiri ah…Insya Allah
—————————
Amin ya ditunggu kabar baiknya
ampe subuh mikirinya Nyok ? eleh – eleh kumaha atuh iyeu teh
—————————
Haiyah.. teu kukumaha atuh, gw biasa terbangun 1,5 – 2 jam menjelang subuh..*curhat colongan*
hihihi kok kayak di pilem “chori chori cupke cupke” ya hehehe …
——————–
Acha..acha yang main Rani Mukherji, pretty zinta and Salman Khan iya kan?? ..aku juga nonton tuh..sudah lama sekali ga nonton indihe movies..akh gw sukanya ma sapa ya Rahul Roy kayaknya he..he.. *lupa-lupa inget*
waduh, bingung juga liatnya..
tapi kalok menurut agama itu sah gak ya???
hehehe, saya jg nonton pilem chori2 cupke2..
mirip begitulah kayaknya..
————————–
Gw kurang tahu persisi Na, ada yang bilang dianalogikan dengan Ibu sepersusuan ada yang bilang seperti Zina karena spermanya masuk rahim yang ga syah..
wii………iya nih, menjelang subuh masih sempet juga ngeblog *salut*
iya nih, status hukumnya gimane tuh anak entar,
nulis di surat tanda lahirnya gimana gitu
————————–
Klo hukum positif or hukum negara mgkn ndak ada masalah tapi hukum agama terutama Islam??
(Kidding Mode : ON) Ada sisi positifnya juga, membuka lapangan pekerjaan baru… The woman does it for a fee to be a surrogate mother toh…
-Mee-
————————–
Ayo siapa yang berminat!!, gw agennya.. *Duh mosok seeh*
memang manusia suka mengusahakan sesuatu yg di luar batas….
psikologis manusia disini lebh terabaikan, padahal selain otak manusia jg punya hati kan !?!?
—————————
Itulah jika hawa nafsu yang berbicara..tapi ebegitulah namanya juga manusia kan??
syarat Sel Sperma dan Ovumnya berasal dari suami istri yang menjalani perkawinan yang sah, kemudian si embrio disuntikkan ke rahim istrinya tersebut.
Maksdunya ini gimana, Mbak? Lha klo disuntikkan lagi ke rahim istrinya, kenapa tidak melakukan pembuahan secara normal aja, maksudnya hubungan seks biasa. Atau mungkin ada hal-hal lain, sehingga hubungan seks tidak bisa dilakukan? Misalnya tinggal terpisah.
————————–
Ya mgkn saja secara alami susah sekali karena faktor medis juga tentunya..
Permasalahan ini pernah diperdebatkan waktu Put belajar agama di smu, mbak..
Sekarang isu ini makin gencar saja…
Seperti yang telah disampaikan diatas…Bahwa Bagaimanapun, seorang ibu sewaan itu akan mempunyai ‘kontak batin’ dengan bayi yang dikandung meski bayi itu bukanlah hasil dari pembuahannya sendiri. Toh, si bayi juga makan melalui si ibu sewaan. Plasenta yang menjadi pengubung antara keduanya..(mungkin darah si ibu sewaan juga masuk ke si bayi, ya, darahkan alat transportasi sari makanan bukan ?)…..
Teknologi makin canggih..tapi manusianya pun makin edan…
Kalo put justru inget ama film India..itu filmnya si Pretty Zinta, Salman Khan, ama Rani Mukherrje…yang rada2 terinfluence ama Pretty WOmennya-Julia Robert he…he.
————————-
He..he.. iya Put gw juga nonton tapi disitu sih suaminya malah punya anak dari dari wanita lain, klo ga salah..*duh enak di cowok yak *
manusia sudah ngaku jadi Tuhan
—————————-
Yang jelas mungkin melanggar aturan Tuhan ya Mas ..
iya sih… pasti ada kontak batin si bayi dengan ibu yang mengandungnya sembilan bulan gitu loh dia dapat makanan dari si ibu yang ditumpanginya…
btw salam kenal
—————————
Yap sudah hukum alam ya..
Salam kenal balik ya
Pinjamkan saya Ibu sist … untuk tempat saya mengadu atas kejamnya cinta [halah...]
——————————
Ah De jangan cemas kamu bisa posisikan aku sebagai sahabat, Ibu, kakak atau mungkin kekasih he..he.. bagian terakhir becanda, jangan masukin hati *ditabok De*
Siapa bilang cinta itu kejam De..cinta itu sangaaaaaaaaaat2 indah..coba De ganti yak kacamatanya
Klo kira2 si ricky martinnya perokok, bayinya nanti perokok jg gak?
—————————
Klo gitu istilah yang tepat adalah like father like son dong
Mungkin wanita yang mau menyewakan jasanya sebagai “ibu pinjaman” karena desakkan ekonomi. keterikatan emosi anak dan ibu sulit untuk di hilangkan
————————–
kemungkinan itu pasti ada Non Rin
zaman yang super modern melupakan nilai-nilai cinta, kasih sayang, dan keazamannya
———————–
Peradaban dan teknologi menggerus norma *mangut-mangut*
pertanyaanya berat…
———————–
Pertanyaanya gampang yang berat jawabannya
QUOTES ;
kacau nanti mana mahram, mana ahli waris, mana Ibu mana Bapak..
ga kacau koq…..karena sependek pengetahuan saya.. untuk urusan ini dibuatkan “surat hak” dimana berisi keterangan / kronologis secara ilmu kedokteran guna antisipasi klaim dikemudian hari, atau agar kuat secara hukum (klaim)
dahulu di tanah arab ada semacam budaya “menyusui” yg bukan oleh ibu kandung… dimana kemudian dikenal sebagai istilah saudara “sepersusuan”/”sepenyusuan” —
menurut hemat kami, hampir mirip kasus nya dengan yang ada disini. !
salam,,
baru dateng lagi non !!
http://galeter.wordpress.com
—————————-
Masalahnya soal Ibu Pinjeman ada pendapat dalam Islam bahwa itu diharamkan bro..klo sekedar In Vitro dengan syarat dari suami istri and yang ngandung si istri kan ga masalah.
Mgkn klo pake hukum negara (tergantung negaranya) sah-saha aja kalie..
Btw kemana aja Bro..SENYAWA kangen kunjungan and komenmu he.he..
Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersediaa plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
http://www.infogue.com
http://teknologi-lainnya.infogue.com/ibu_pinjaman
pastinya beruntung bisa punya dua ibu yang perhatiin ^_^
—————————–
Mending klo perhatian, klo ternyata engga?? wuih chaos deh
semua makanan itu halal, kecuali ada hukum yg mengharamkannya…
semua ibadah itu haram, kecuali ada hukum yg menghalalkannya…
———————————
Ya..ya..ya.. saya pernah mendengar ttg hal ini, trims
makanya hati-hati kalo make teknologi terkait dengan agama.
daripada pake surrogate mom dan benih2 comotan mendingan adopsi kali ya. ya itu tadi, karena ngancurin nasab…
—————————-
Setuju Jeng..deal lah!!!
milih yang normal2 aja ah
——————-
Yang benar yang normal, bukan begitu??
hmmmm, sebenernya ni bisa jadi alternatif buat ibu yang rahimnya bermasalah, tapi sel telurnya bagus.
MUI udah ngomoin apa2 soal ini blum yah?
———————–
Wah kurang tahu tuh Mas..iya masalahnya adalah boleh apa enggaa ya??
Ada-ada aza zaman sekarang
————————–
Jaman modern emang segala ada
emang di amerika khan ada jasa penyewaan rahim..
baca dimana ya dulu?
***mikir**
http://cantigi.wordpress.com/2008/08/19/ibsn-ibsn/
kasian ya perasaannya si ibu kalo semisal anak kandungnya gk tau ibu kandungnya sendiri
Wah pusing juga kalo punya ibu pinjeman kayak gitu. jadi gak jelas tuh emaknya. Btw keren juga artikelnya, ampe dibela-belain nulis ampe subuh…saluuut. Salam kenal.
Teknologi kadang bisa merekayasa segalanya, mungkin ndak nanti bisa ada usia pinjaman ( minjam usianya orang yang dah bosen hidup gitoe) sorry iseng ajah
Sesuatu karya yang monumental di dunia sering didahului dengan ide gila. Hanya untuk ide ‘ibu pinjaman’ masih normatif saja.
Beberapa kebudayaan daerah tertentu masih ada konsep itu, seperti ibu susuan, yang bukan ibu kandung sendiri.
Tabik!
untung lah saya ga perlu pake yang gitu-gituan…
QUOTES ;
Masalahnya soal Ibu Pinjeman ada pendapat dalam Islam bahwa itu diharamkan bro
pendapat yang mana ..?
ada link ato contoh ayat gitu..?
salam,
http://galeter.wordpress.com
hmmm inget pheobe buffay!!!
tapi mungkin ini memang pilihan… masalah nasab ga akan diikutin mungkin ibu pinjaman ini? kan setelah melahirkan biasanya memang semua urusan berhenti begitu saja kan?
ah ta tau juga…. GUSTI… semoga nanti saya bisa punya anak di rahim sendiri… AMIEN
balik lagih kangen ama si neng ga kuat ga jumpa lama lama
mmm, so complicated. Tp, kl yg jd alasan krn wanita yg gk mau hamil, ini yg jd tanda tanya? Menyalahi fitrah niy.
gaswat, eh, gawat, kok kodrat manusia jadi disimpang-simpangkan kayak begitu, mbak nenyok. jadi inget tradisi gowokan yang pernah terjadi beberapa tahun yang silam di sebuah daerah tanah jawa. konon seorang seorang perjaka yang siap berumah tangga mesti melakukan ritual pasutri dng gowokannya itu…
gak setuju..
kalo gak bisa atau gak mau hamil kan bisa adopsi anak..
skrg udah banyak bayi2 yang membutuhkan orang tua karna mreka diterlantarkan oleh ortu kandungnya sendiri….