Lie Detector

8 08 2008

Bohong and bohong, pernah bohong ga? , gw rasa hampir semua pernah melakukannya baik cuma kecil-kecilan or yang serius. Tapi ga semua bohong itu dosa kok, ada beberapa bohong yang dibolehin, boleh baca postingan gw tentang itu disini.

Sering gw ditanya, Are You Okay?? seringnya gw boong dengan menjawab “yea..” padahal hati gw lagi tak baik-baik saja atau ditanya “apa lagi mikirin sesuatu yang serius?” dengan serius pula gw jawab “No..” padahal kenyataannya gw lagi pikirin sesuatu, yap gw tahu itu bohong but seperti prinsip yang selama ini gw pegang, bahwa gw harus mengatakan yang benar tapi ga semua kebenaran harus dikatakan tentu phrase “kebenaran” disini bukan untuk sesuatu yang universal dalam arti hanya untuk perilaku or case2 ttt semacam hal-hal kecil diatas. Its mean iam just keep silent hmm….”silent is golden”

Gw tertarik menelisik tentang Lie detector ini karena teringat kasus Ryan, ya sebenarnya di udah jelas banget kan klo doi harus jadi terdakwa untuk pembunuhan yang dilakukan wong buktinya ada meski cuma saksi mati alias para korban itu..namun yang jadi pertanyaan gw mungkin jadi keheranan semua orang, rasanya ga mungkin doi lakuin itu sendirian, kebayang dia angkut mayat dan gali kuburan sampai banyak gitu di belakang rumah masa keluarganya ga ada yang ngeh, klo sekali mungkin ga masalah nah ini banyak. Dan sepertinya itu juga yang ingin diketahui polisi, dengan siapa doi bekerjasama.

Detektor kebohongan sudah digunakan aparat polisi di dunia untuk mencari pengakuan seorang tersangka kriminal sejak 1924. Dalam perkembangannya yang paling mutakhir, teknik ini semakin menakutkan bagi para kriminal. Mereka tidak bisa lagi meloloskan diri dari sangkaan atau bukti-bukti kejahatan yang bisa menjeratnya dengan hanya menghapus sidik jari.

Lie detector lebih familiar dengan sebutan poligraf yang ditemukan oleh William Marston, Poligraf, bekerja dengan cara melacak perubahan psikologis pada tubuh jika seseorang berbohong. Caranya adalah dengan melihat perubahan tekanan darah, resistansi listrik pada kulit, adanya keringat yang berpeluh, serta kecepatan degup jantung dan pernapasan.

Namun, akurasi dari metode tersebut/poligraf terbatas hanya sekitar 70 %. Pasalnya, seorang yang tengah berkata jujur dapat menunjukkan kemiripan perubahan akibat rasa gelisah yang muncul selama pengujian. Lebih jauh, orang yang mahir berbohong dapat mempelajari bagaimana menyiasati pengujian poligraf. Persoalan yang kerap muncul saat menggunakan poligraf adalah mengukur tingkat kegelisahan seseorang. Kebanyakan orang menjadi gelisah saat dihadapkan pada tes poligraf, dan pembohong ulung justru tidak gelisah saat mereka berbohong.

Dalam perkembangannya, kini muncul sebuah alat yang siap menggantikan. Alat itu tak lain adalah pemindai otak yang biasa mendeteksi penyakit tumor pada otak. Melalui fungsi pencitraan resonansi magnetik (fMRI)–yang juga sudah banyak digunakan dalam dunia kedokteran Indonesia–pemindai otak mampu digunakan untuk melihat apakah seseorang tengah berbohong. Hal ini dimungkinkan karena manusia menggunakan bagian berbeda dari otaknya saat tengah bertipu muslihat.

Fungsi pencitraan resonansi magnetik (fMRI) dapat membuktikan keakuratan yang lebih dibanding alat konvensional pendeteksi kebohongan, Apalagi fMRI mampu menunjukkan aktivitas dari beberapa bagian otak hingga ukuran milimeter. Sebab itulah para ilmuwan di Temple melakukan penelitian apakah pemindai fMRI dapat digunakan untuk melihat apa yang terjadi pada otak saat seseorang berbohong.

Uji coba dilakukan terhadap 11 “nara coba”. Enam orang diminta untuk menembakkan sebuah pistol mainan dan diminta berbohong atas apa yang sudah mereka lakukan. Lima lainnya yang sama sekali tidak menggunakan pistol mainan diminta untuk berkata jujur. Mereka kemudian dipindai menggunakan fMRI saat diberi pertanyaan oleh para peneliti. Sebuah tes poligraf juga digunakan sebagai perbandingan.

Berdasarkan seluruh uji coba, baik melalui poligraf maupun fMRI, pengujian secara akurat mampu membedakan yang berkata jujur maupun yang berbobong. Namun, pemindai otak mampu menemukan beberapa bagian yang berbeda dari otak yang aktif saat seseorang berbohong dibanding saat mereka berkata jujur. Bagian otak itu adalah lobus frontalis (bagian dari otak besar yang berada di depan), lobus temporalis (baga temporal), dan sistem limbik.

Pola otak
Melalui pemindai fMRI, beberapa bagian dari otak menunjukkan keaktifan saat seseorang berusaha menipu pertanyaan yang diajukan. So dimungkinkan sekali jika  pemindai fMRI itu dapat menjadi alat yang lebih akurat untuk melihat sebuah kebohongan.

Dengan menggunakan fMRI, seluruh aktivitas otak dapat terpantau, dan kesadaran untuk berbohong sukar dilakukan. Seseorang akan selalu berpikir apa yang masuk akal, dan apa yang orang ketahui. Maka aktivitas otak adalah indikator yang dapat lebih dipercaya. Teknik fMRI itu berguna diterapkan pada seseorang yang sudah terbiasa mengelabui tes poligraf. Hasil pengujian melalui fMRI sangat menjanjikan karena karakteristik dari pola otak di luar kesadaran dapat dikendalikan. Itu membuat seseorang lebih sulit untuk berkelit dan berkata bohong.

Pada dasarnya fungsi kerja lie detector mirip fungsi kerja sebuah electroencephalogram, sensor-sensor bisa digunakan untuk menemukan pikiran atau memori yang tersembunyi dengan cara mengoreknya langsung ke dalam organ otak.

Hmm ya dipakai Mabes Polri yang mana ya, apa yang sudah modern atau masih konvensional but apapun jenis alat uji kebohonganyang dipakai meski akurasinya ga akan 100% yang penting bisa bantu pihak yang berkepentingan menuntaskan masalah kriminal apapun, btw para koruptor kakap itu kenapa ga diuji aja yak :D silahkan klo mau sharing, pasti banyak yang kurang kan dari postingan gw?? and thx b4.

Hmm Jum’at lagi ya, postingan hari ini setelah 2 hari gw bener2 stuck ga posting karena kemalasan plus kesibukan lain yang mendera-dera, yea…….Lazy and busy gitu ceritanya *mode jujur:ON* :P

Dari berbagai sumber


Aksi

Information

36 responses

8 08 2008
Manik

Andaikan para Pejabat di pemerintahan dipakaikan alat tersebut :D kira2 berapa banyak pejabat yg akan di PHK..?? :P
———————
Pertanyaannya justru apakah akan di PHK klo mereka terbukti berbohong??? :)

8 08 2008
galeter

lie detector ituh seperti apa ya bentuknya..?

eQ blom pernah liat neh…

*misuh misuh*

bisa tunjukin link-nya…?

lagi lagi salam kenal… — on and on

cheers,

http://galeter.wordpress.com
—————
Gugling aja bro, banyak kok..keywordnya bisa pake tag diatas..

8 08 2008
Rindu

Saya pernah bohong tapi kapok sekarang karena setelah sekali bohong menjadi dua kali dan tiga kali … dan seterusnya, Cape deh !!
—————–
Emang cape De..tapi jika bohong yang dibolehkan sie tak mengapa…

8 08 2008
ILYAS ASIA

bohong putih, boleh

bagaimana kalau kita bohong, bahwa para koruptor boleh diampuni asal ngaku mengembalikan aset2 korupnya
—————–
Diampuni?? whats!! digantung sie gpp kayak di china itu *mode jujur:ON*

8 08 2008
Gempurr

Yang namanya boong ya tetep boong, no doubt with it. !!!!

Tapi menarik jg yg pake MRI itu..dulu pas bkap seblum wafat, banyak pake MRI..kelatan pergerakan energi di otak..ooo ternyata itu bisa deteksi boong jg ya…
Kayanya lo perlu dicoba Ney pake MRI, soalnya lo dah expert banget..kekeke
———————
Hmm.. Iam so sorry bout your Pap…and Thanks for judging me 8)

8 08 2008
sofianblue

Lie detektor milik mabes bukannya masih pake yang konvensional.
yang pake di sundut api rokok…
paling efektif itu…
:p
—————-
Ho..hoo…bukan cuma itu bro..tapi jempol kaki ditindih sama salah satu kaki meja, klo engga sediain tang buat cabutin kuku jari dijamin jerit-jerit, atau disetrum aja pasti lebih asyik lagi ..*sadis mode:ON*

8 08 2008
emfajar

kayaknya tiap pejabat di indonesia harus dicobain lie detector,, biar ga ada lg yang bohong :D
———————–
yap asumsinya klo mereka mau yak :)

8 08 2008
qizinklaziva

*lirik comment Sofianblue *
bener tuh… buat pelaku mengaku perbuatannya nggak usah pake lie detctor segala deh… pake disundut api, di injek telapak tangannya, ata dibalsem… nanti juga ngaku!!
—————–
jangan lupa lirik lagi reply-an komennya sob pasti lebih ngaku lagi he..he..

8 08 2008
tukangobatbersahaja

tingkat akurasi harus diperhatikan. sayapun tahu bagaimana cara selamat dari lie detector hehehe * belajar banyak dari baca buku hanibal dan sejenisnya*
—————–
Atau nonton aja film2 hollywood, satu yang gw inget di film Basic Instinct-nya Sharon Stone tuh Jeng :)

8 08 2008
Gempurr

Bukan judging Ney… saran !!
—————-
Its okay..trims atas saran yang sangat bijak, penuh makna

8 08 2008
latree

gimana kalo minta bantuan deddy corbuzier aja?
————
iya suruh diilangin aja semua koruptor itu :D

8 08 2008
uwiuw

Konon ada kok orang oarang yg bisa ngibulin lie detector. Tapi itu juga masih konon :)
—————–
Mungkin saja bro..itukan cuma alat..manusia tetep lebih pinter kok..gw juga bisa tuh ngibulin tuh alat *halah*

8 08 2008
hidayat

yang nulis jelek..
ayo ni bohong apa nggak???
hehehehe
—————–
*pasang poligraf* duh range grafiknya jauh banget kelihatan boong tuh :D

8 08 2008
zoel chaniago

mang hasilnya dah terbukti ya mba’
—————–
Nurut yang aku baca sie geetoch..akurasinya lumayan ga tahu klo dikita :D

8 08 2008
nana

udah nonton ocean twelve belum?
biar ga ketauan boongnya.. kakinya dikasi injekan paku.
jadi waktu ngomong yes or no
ga ketauan.
hehehehehe
————–
Oh yes..Oh No..Oh my god..ah uh ah *halah* :D

8 08 2008
yodama

seharusnya gak cuma si Ryan yang dikasih lie-detector.
Para pejabat or anggota dewan yang terhormat, yang disangkut-pautkan dugaan korupsi, dikasih juga.
——————–
Ya bagusnya gituh seeh, gw setuju man

8 08 2008
Sawali Tuhusetya

lie detector? wah, baru ngeh setelah baca postingan mbak nenyok, meski masih bingung juga. hasil teknologi memang sudah demikian pesat hingga melebihi kemajuan peradaban pada zamannya. yang pasti, menurut saya sih, alat ini akan sangat berguna utk mendeteksi mereka yang suka menguras harta negara utk kepentingan pribadi, haks. bukankah mereka sangat dikenal dg pribadi bermuka seribu yang pintar sekali melakukan pembohongan2?
———————–
yap tricky dan penuh intrik..begitulah kiranya :)

9 08 2008
GiE

Karena dulu saya sering banget diboongin orang, jadi sekarang saya nggak perlu pake lie detector. Cukup dengan ngelirik mata dan mimik wajah orang, saya bisa tau dia ngomong jujur apa nggak? ;)
—————————
Tatap mata saya-tatap mata saya!!!! tapi bener kok gie…..

9 08 2008
gerie

Buat si ryan yg Psikopat, apa bisa pakai lie detector? itu type kriminal dingin yg bisa tiba2 impulsif , gw skeptis kalau bisa di detect pake lie detector.
Sebenarnya yg lebih penting adalah “intuisi professional” si penyidik utk mengembangkan pembuktian (evidence). Lie detector bukan alat utama, tapi lebih sbg pembanding (alat bantu) thd “intuisi professional” penyidik.
———————–
Akh gw deal deh Ger..no more words :D

9 08 2008
aziz

kalo orangnya udah biasa bo’ong kan susah ketauan yak?? jadi kalo buat rang kayak gitu, apakah bisa mujarab???
——————–
Eniwei itu kan cuma alat aja seeh..sbg alat bantu ..gituh :D

9 08 2008
mylif3journey

Mata menceritakan semuanya … jadi tatap aja matanya jika ingin mngetahui bohong atau tidak
———————–
mata dan gerak tubuh biasanya Sist :)

9 08 2008
mylif3journey

Tatap aja matanya ………

9 08 2008
BanNyu

Kamu pembohong .. kamu pembohong … kamu pembohong …. !
[lho !! kok jadi marah ga jelas. ahh .. siapa sih yang mau dibohongin??]
——————–
hayo sapa yang boong?? :D

9 08 2008
ubadbmarko

Hanya satu pesan saya, KAMU JANGAN BOHONG.
———————
Siip Bos he..he..

9 08 2008
achoey sang khilaf

bagus kok postingannya

salam semangat!

9 08 2008
petak

buat stock peralatan baru buat KPK aja :D

9 08 2008
eastjafunk

silent is golden…wow…:)
gak usah kerja, santai2 di rumah, tanpa bicara…
pasti cepat kaya…

9 08 2008
Achmad Sholeh

bohong, kadang kita sulit hindari semoga kita terhindar dari sifat tersebut dalam hidup ini

9 08 2008
bowbee

Waduh… alat yang berbahaya sekali… Yah, saya sih ga masalah, orang saya jujur sekali… *ngaku-ngaku*

10 08 2008
Rafki RS

Saya sangat benci berbohong dan dibohongi.

10 08 2008
insansains

^_^ Hoho… ternyata teknologi Brain Control bisa dipake juga di kasus ini yach…!!! kekeke.. gak kepikiran…! Bener juga tuh. Setahu saya Brain Control saat ini digunakan untuk mengontrol peralatan-peralatan elektronik melalui pikirannya. Terutama berguna bagi orang yang cacat fisik akut.

Bacaan iseng tentang brain control : Mind Control

10 08 2008
ario saja

alat pendeteksi “gak punya uang” ma “gak punya pacar” blom ada lo

11 08 2008
sapimoto

Mau donk, saya dipakekan alat ini, biar gak keseringan bohong….
Hihihihihihi…

11 08 2008
jingga

wah, klo udah menelaah otak segala sih kyknya banyak yg b akal terungkap ya ney, eh alatnya kaya’ apa tuh ney,
* mbayaning kepalanya dihubungin sama kabel2 gimanaa gitu :) *

11 08 2008
natazya

dan skarang si gw sih disaat tidak lazy ga dapet kesempetan internetan bu :(

15 08 2008
1nd1r4

Kan kejam kalau disundut rokok atau ditindis kaki meja jempolnya, gimana kalau dikitik2 ampe lemes? :-D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: