As I say before *emang sapa gw yak* tapi bener lho, ini bukan soal analisis menganalisis, bukan juga soal duga menduga, tapi ini bicara realita di depan mata, gini nie maksudnya. hmm ya meskipun ada beberapa puluh atau ratus atau tak hingga gelombang demo berdarah-darah menentang kebijakan pemerintah soal kenaikan BBM atau histeria angket para wakil rakyat di DPR, yakin deh, ga akan ngefek sama sekali sama yang namanya Sang Goverment, mau bukti?? bener mau bukti??.
Ho..ho..ho.. ho…*gaya sinterklas mode:ON* ternyata oh ternyata pemerintah ini sudah menyiapkan tiga skenario kenaikan BBM secara bertahap *istighfar dulu ya* :
Skenario pertama: Pemerintah akan menaikan BBM subsidi sebesar 2 % setiap bulan
Skenario kedua
emerintah menaikan 5 % per-tiga bulan
Pemerintah akan memilih satu dari dua skenario tersebut jika harga minyak mentah dunia menembus harga $ 150/barrel *hmm gw rasa bakal sampe tuh, tendensinya kan memang naik terus*
Skenario ketiga: Pemerintah menaikkan 20 % harga BBM bersubsidi setiap tiga bulan, Skenario ini dipakai jika harga minyak dunia menembus 200 US dollar/barrel.
Menurut Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, “Kenaikan BBM secara langsung akan memberatkan masyarakat, maka solusinya kenaikan bertahap,” (25/6). *ah mau bertahap atau tidak bukankah intinya memberatkan juga Pak*
Jadi ceritanya Sang Goverment nyiapin skenario itu sebagai bagian dari penyelamatan anggaran. Sebagai catatan, apabila harga minyak 200 dollar AS per barrel, subsidi BBM 2009 melambung Rp 300 triliun. Jika harga BBM naik 20 persen, subsidi berkurang menjadi Rp 175 triliun. * duh kagak ade aleysan lain yak*
Dan sodara-sodara saat ini Bappenas masih mematangkan rencana itu dan akan memasukkannya ke DPR. Ketentuan itu akan merajai salah satu poin pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2009. “Kami masih melihat keuntungan dan kerugiannya,” kata Deputi Ekonomi Bappenas Slamet Senoadji. *Untung rugi buat sopo nih??*
Ok bagus sie, pemerintah memang sepatutnya mengawasi pergerakan harga si emas hitam ini. Maklum, sejauh ini harga minyak masih belum anteng. Kemarin 25/06, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) di pasar New York atau New York Mercantile Exchange (Nymex) mencapai 138,3 dollar AS per barrel untuk kontrak pembelian Desember 2008. Ini naik dari harga sehari sebelumnya yang mencapai 137,44 dollar AS per barrel.
Pakar minyak Kurtubi mengakui, pada 2009 harga minyak bakal terus naik. Cuma, ada baiknya pemerintah menunda kenaikan itu lantaran risiko secara politis bisa sangat besar. Maklum, tahun depan ada pemilu. “Timing-nya tidak tepat,” tutur Kurtubi.
Oh jadi kalau ga menaikkan harga minyak karena semata-mata alasan politis, takut ga kepilih lagi ya?? (ah siapapun yang kepilih nanti, paling kebijakannya identik serupa) jadi bukan karena alasan kemaslahatan rakyat.. ck..ck..ck.. sebegitu dzalimkah penguasa di negeri ini…. *hus jangan suujon ah* iya..iya..iya…
” Penguasa…penguasa beri hambamu ini uang…dst” Lho kok jadi nyanyi Lagu Iwan fals.. dasar OOT
Duh jadi bagaiman ya sodaraku menyikapi skenario ini, secara tinggal tunggu tanggal mainnya aja buat syuting.. and jadi deh sebuah drama, movie terhebat sepanjang masa, lagi-lagi tentang kemiskinan, tentang beratnya derita kaum papa, atau tentang keluh kesah para Ibu Rumah tangga………. Duh Gusti Nu Agung tolonglah hambamu ini…lho lho lho? *bengong*
Yah siap-siap aja deh!! *keep smiling aja*
Source : here
skenarionya mantab, mbak, makin ramai dan memanas nih situasinya. kebijakan kemarin aja kan belum mulus toh, selain demo mahasiswa, konon hak interpelasi DPR kayaknya juga disetujui sebagian besar wakil wakyat yang terhormat itu. agaknya akan terjadi drama panggung sosial yang makin memilukan …
ada skenarionya yach…. bbm naik, gaji anggota dewan naik,,,
gaji saya kapan naiknya???
conspiracy theory, i like it
… kenapa gak pajak buat orang2 yg banyak duit itu yg dinaekin ya ? masih banyak alternatif laen, tp kayaknya mending ambil jalan pintas dan gak pernah peduli dengan jerit2an .. emangnya kita siapa, kan ?
Beban baru yang semakin berat akan segera datang. Tergantung kita sebenarnya menyikapinya. Masyarakat harus berfikir untuk merubah pola hidup dan pola belanjanya serta menerapkan pola hidup hemat. Kalau hal ini tidak dijalankan, langkah apapun yang dilakukan pemerintah tidak akan ada artinya. Malahan hanya akan menambah beban masyarakat itu sendiri.
huhuhu… pengin nangis kek nya…
tapi begitulah kenyataan yang tak mungkin dihindari.
Artikel di blog ini sangat menarik & bagus. Untuk lebih mempopulerkan artikel (berita/video/ foto) ini, Anda bisa mempromosikan di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di tanah air. Tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
http://politik.infogue.com
http://politik.infogue.com/skenario_kenaikan_bbm_2009
anehnya, malah tdk pernah terdengar rencana solusi utk:
- pengembangan energi alternatif,
- langkah solusi utk swa sembada energi nasional,
- intensifikasi utk swa sembada pangan.
mana hasil janji reformasi? menjadikan bangsa sendiri menjadi budak asing dinegeri sendiri?
Sadar.. Sadar… !!!
Kayaknya cita2 UUD 45 semakin jauh untuk digapai nih.. semua yg dimimpikan ketika masa reformasipun harus disadari sudah gatot, alias gagal total..
Apakah bahan bakar alternatif bisa membantu ?
Biasanya sih kalo situasi kejepit dan kepepet akan timbul ide briliiant
*Pengamat ekonomi mode on*
Duh Gustiiiiiiiiii…
*ningalian anggaran RT abdi dimana pengeluaranna jadi gedhe pisaaaannnn*
salam
duh,gw ga bsa ceramah deng.
gmn ya*panik mode aja*
intinya…
bandar gak bakal pernah rugi…
*nymbung ya..*
eh BLT naeknya berapa persen dunk???
sekalian diitungin dunk!!!
nuhun bang, aku contek artikelnya ya buat share di matabumi. tks
Bahasan yang masup akal … sangad !
ini untuk menggenapkan janji pemerintah pada IMF. pemerintah menjanjikan akan menyesuaikan harga minyak dalam negeri dengan minyak dunia. demi lancarnya hutang-hutang ke negeri ini.
ujung2nya agar pemain2 minyak luar bebas masuk dan jualan disini.
* dapat dilihat dlm wawancara dengan Pak Revrisond Bawsir, Dosen UGM di eramuslim awal tengah bulan juni.