Radikal, Fundamentalis, Siapa Takut???

5 06 2008

Ho..hoo.. rasanya sebutan muslim radikal, fundamentalis and sejenisnya bakalan mencuat lagi nie, terutama ditujukan pada kelompok islam tertentyu begichu, bukankah ichu bechul??  *aksen Cinta laura:mode:ON*

Bagaimana sie kesan or citra yang ditangkap orang pada umumnya saat denger kata muslim radikal or fundamentalis?? . Banyak orang memiliki kesan umum, bahwa Muslim fundamentalis atau Muslim radikal atau Muslim garis keras (hard-liner)-begitu biasa mereka menyebut kelompok Islam yang lantang menyerukan penerapan syariah-adalah orang yang berwajah garang, tidak argumentatif, doktriner, bodoh dan tidak bisa diajak dialog. Singkatnya, di mata mereka, wajah Muslim fundamentalis itu sangat buruk dan menakutkan. Karena itu, tidak semua orang memiliki kekuatan hati untuk datang bertemu dengan para “ekstremis” itu.

Apa sih Radikal and Fundamentalis itu ??

Radikal secara kebahasaan (lughawi) berarti “akar”, atau “sesuatu yang mendasar”.  Radikalisme berarti berfikir secara mendalam dalam menelusuri suatu akar masalah. So pengertian radikal sebenarnya merujuk pada sesuatu yang positif (radic = akar), yaitu sesuatu yang mendasar (dalam terminologi Islam bisa berarti tauhid = dasar Islam),  Jadi idealnya justru dalam mempelajari Islam, pemikiran radikal ini diperlukan agar kita dapat memahami hakekat dan kebenaran keIslaman kita, apakah Islam yang kita pelajari sudah sesuai atau tidak dengan tuntunan Rasulullah,

Sedangkan fundamental secara lughawi berarti “pokok, asas”. Di dalam Ushul Fiqih, asas atau pokok agama Islam yang utama adalah Al Qur’an dan As Sunnah. Selain ditunjang oleh adanya Ijma’ dan Qiyas.

So Apa hubungan Radikal dan Fundamental? Baca entri selengkapnya »