Bangkit Itu…

20 05 2008

Bangkit Itu… Susah
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Bangkit itu… Takut
Takut Korupsi
Takut makan yang bukan haknya

Bangkit Itu… Mencuri
Mencuri perhatian dunia dengan Prestasi

Bangkit itu… Marah
Marah bila martabat bangsa dilecehkan

Bangkit itu… Malu
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu

Bangkit itu… Tidak Ada
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa

Bangkit itu… Aku
Aku…untuk Indonesiaku

(Poetry By Deddy Mizwar)

Note: Sudahkah negeri ini bangkit?

 


Tindakan

Information

22 tanggapan ke “Bangkit Itu…”

20 05 2008
alrocker (13:47:16) :

Bangkit??? semoga bangsa ini cepat bangkit ya kak ya, beda sama aku ga tau bangkit nya kapan. kehilangan org dicintai telah membuat ku tenggelam dalam suasana duka dan memerihkan air mata dan cuma ditemani blog ku yang kacangan. makasi dah mapir ke blog ku http://alrocker.wordpress.com/

20 05 2008
alrocker (13:48:05) :

BTW blog kita lagi pacu2 rating 2 hari ini kak. hahaha…. blog kacangan ku jg bs masuk 100 besar

Ah jangan terlalu merendah, ga ada itu namanya blog kacangan :) soal rating bukan tujuan tapi boleh jadi bagus untuk jadi motivasi menulis, Ok bro, yang penting semangat!!!!

20 05 2008
gajahkurus (13:56:53) :

Kan sekarang sedang memperingati Hari Kebangkitan Nasional, artinya sudah bangkit kan?
Salam kenal

20 05 2008
dafhy (14:44:40) :

mang hari ini diperingati 100tahun kebangkitan nasional.tapi kaya’e belum banngkit tuch.pemuda yang seharusnya sebagai tonggak kepemimpinan malah berpangku tangan dan yach…rasa nasionalisme mereka telah hilang

20 05 2008
bayusaja (14:46:15) :

Belum….
*kabooer ahhh*

20 05 2008
achoey sang khilaf (15:49:22) :

semangat!

20 05 2008
puang (17:41:53) :

salam berpikir merdeka dari bandung
maafkan aku, artikelmu menggungga jiwaku, jangan tanya kenapa
http://puang07.blogdetik.com

20 05 2008
ayahshiva (17:53:20) :

kalo aku bangkit setiap hari
bangkit dari tidur
:D

20 05 2008
Abeeayang™ (18:08:48) :

bangkit ituh….
bangkit itu anak tetanggakuh namanyah bangkit faturohman :mrgreen:
*ditabok2* :P
[...tadi sempet liyat iklangnyah di tipih....]

20 05 2008
Bukankah itu sebuah ironi? « inversi * (20:23:32) :

[...] saksikan dalam iklan yang tak sengaja saya selihat selagi menikmati Ayam Pop (dapat dilihat disini http://nenyok.wordpress.com/2008/05/20/bangkit-itu/), Bangkit itu… Malu Malu jadi benalu Malu karena minta [...]

20 05 2008
Sawali Tuhusetya (20:42:41) :

pemahaman makna kata “bangkit” yang luar biasa. Bangkit itu … tuli! tuli itu telinga para politisi yang suka mendekati rakyat hanya menjelang pemilu! *walah*

20 05 2008
dyahwie (20:42:44) :

Mas/Mbak,

salam kenal, dan saya mohon ijin copy paste puisiny Pak Haji yah di blog saya.
matur nuwun.

20 05 2008
Landy (22:25:55) :

Ayo kita bersemangat untuk bangkit dari sebuah keterpurukan.

21 05 2008
aku (07:56:11) :

Indonesia Bisa!!

21 05 2008
fLeuR (08:42:32) :

Thx uda mampir ke blog ku di http://www.fleur.co.nr

Sering2 ya berkunjung ke blog ku hehehe… BTW, cuma mau kasi pendapat aja, mau sampai kapanpun Indonesia rasanya sulit sekali untuk bangkit jika kepemimpinan dan anggota pemerintahan Indoensia masih seperti ini - ini saja.. Jika ingin maju dan berubah, Indonesia harus dipimpin sementara oleh orang luar..

Itu opini dari saya, no offence untuk siapapun.. :)

21 05 2008
galih (08:45:58) :

yang penting ngebangkitin diri sendiri dulu ah, sebelum ngebangkitin orang lain :D

21 05 2008
FaNZ (11:55:25) :

mank bisa bangkit??
BBM aja di naikin

21 05 2008
noctilucent (13:21:37) :

Sebuah kebangkitan tidak bisa di bangun dengan simbol - simbol berupa seremonial seperti di televisi kemarin malam, tapi harus dengan kesadaran dari diri setiap individu yang membuat negara itu ada. Dalam kondisi seperti ini sepertinya sulit untuk “bangkit” dalam konteks negara, mengingat kondisi ekonomi yang semakin memburuk membuat individu - individu didalamnya cenderung lebih mementingkan dirinya sendiri, perutnya sendiri dan keluarganya, tidak ada waktu untuk memikirkan negara. Yang saya tidak habis pikir, apa perbedaan penderitaan yang dialami masyarakat sekarang dengan masyarakat pada masa penjajahan, pada masa itu rakyat didera kemiskinan, kebodohan dan deraan fisik oleh penjajah…tapi pada masa itu mereka bisa melahirkan seusatu yang sekarang kita sebut “Kebangkitan Nasional”. Apa yang salah ??

22 05 2008
ushuy (15:12:00) :

ayo semuanya bangkit dari keterpurukan ini,jadikan indonesia sebagai bangsa yang berani dan suci seperti merah putih.berani untuk menjadi negara yang menjaga rakyat2 kecil,suci dari orang2 yang mengijak2 rakyat kecil.

22 05 2008
immoz (15:37:57) :

bangkit nama kenalanku: bang kid ^__________^

22 05 2008
Rita (17:10:36) :

Dengan semangat Kebangkitan Nasional, mari kita berbuat sesuatu untuk bangsa, mulai dari hal2 kecil sekalipun…. Misalnya untuk para pelajar, belajar sungguh2 kerahkan segala kemampuanmu yg akhirnya mampu mengangkat bangsa ini sederajad dgn bgsa2 lain dari sisi pendidikan dan keterampilan…. dan bangkit dari keterpurukan ekonomi… amien…

23 05 2008
Wempi (14:01:49) :

Bagi anak sekolah, sekolah yang bener aja itu sudah baik.
Bagi bapak-bapak, cari kebutuhan keluarga baik-baik itu juga sudah baik.
bagi ibu-ibu, didik anak-anak dan layani suami itu juga sudah baik.
mulai dari diri sendiri.
wempi kok ngerasa lihat nagabonar yang baca tuh syair. nagabonar hidup lagi, untuk menyadarkan rasa nasionalisme kita-kita ini.

thanks nagabonar.

Tinggalkan komentar

Anda dapat gunakan tag ini : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>