Berani Ngeblog Berani Malu
8 05 2008Masya Alloh baru nyadar setelah semalam bikin daftar isi, rumahku ini ternyata lumayan agak berantakan
Ya tapi mau gimana lagi disatu sisi ada semacam ketidakberanian dan rasa malu karena postingan2 sangat biasa tapi disisi lain menulis buat gw bisa juga jadi tempat pelarian dari kejenuhan, tempat mengekspresikan diri, atau cuma keisengan belaka but yang paling penting bisa ngingetin diri sendiri setidaknya kalau nulis hal yang cenderung baik, hitung2 alarm and warning pribadi. Jadi tak bermaksud menggurui apalagi mengangkangi ***halah bener tidak ya bahasanya***
Jadi anggap aja ga apa apa secara sebagaimana dituliskan sebelumnya yang ada di SENYAWA memang bisa apa aja, dari yang tidak nyampah, tidak sepenuh hati, serius, agak serius, iseng, sampe berita hasil kutip sana sini (ya iyalah daku kan bukan reporter) dan yang asbun (asal bunyi) atau istilahnya Abah (my dad) asjad (asal jadi) juga ada, semua bersenyawa jadi satu.
Sempet ada kekhawatiran kalau postingan gw malah akan jadi bumerang buat diri sendiri tapi balik lagi dengan apa tujuanku ngeblog dgn segala keterbatasan akal pemikiran and perasaan gw. jadi akhirnya perasaan takut itu lama terkikis, maka setelah mengklik publish after write, Tralala…What ever lah orang mau menilai bagaimana tapi alhamdulillah jika ada yang mau mengingatkan, memberi nasihat, saran yang membangun tentunya. Trims banget untuk semua itu hanya Alloh yang sanggup membalasnya.
So buat netter maya yang mungkin merasa menyesal nyangkut disini, mohon maaf jika blog ini tidak memberikan pencerahan yang anda inginkan apalagi mencerdaskan wah bagai jauh panggang dari api, ini hanya coretan2 apa adanya, jadinya malu banget kalau ada yang muji2 meski sekedar basa-basi atau memang dari hati. Plis banget buat gw pujian itu semacam teror. Sungguh.
Tapi Jikalau ada yang merasa coretanku bisa memberikan manfaat, Tentu segala puji bagi Alloh SWT. Semua yang benar datangnya dari Alloh Rabbul Izati dan yang salah tentunya dari gw si empunya blog.
Curhatan ini karena gw agak2 kepikiran, apa mungkin bahwa setiap huruf atau kata di gubuk ini nantinya akan menjadi saksi dan meminta pertanggungjawabanku kelak, Akh apa ini terlalu mengada-ada, dramatisr plus hiperbol ya. Rabb ampuni kelemahanku.
So sebelum semua itu terjadi gw sebagai manusia yang mendekati sempurnapun tidak, memohon maaf jika postingan2 disini tidak membawa kebaikan apapun, supaya di alam keabadian tidak ada ganjalan. Amin
Wallahu alam
Iya… bener Mbak.
Saya juga belajar dari pengalaman.
Bukannya malu, malah dapet komentar tajam
Semangat ya, mbak!!
)
(Go Green-nya!!!
saya gak nyesel kok mampir ke sini, banyak yang bisa saya dapat di sini.
bagus, aku juga masih awam ni tentang blog, coba dech kunjungi http://www.sufimuda.wordpress.com
Ngeblog kan saluran menumpahkan emosi non, buat saya mah begitu.