Menjadi Orang Lain

17 04 2008

Dunia maya begitu  menawarkan banyak pilihan dari segala macam aspek terutama informasi yang bisa kita cari dan dapatkan, termasuk dalam masalah pertemanan atau persahabatan dan jenis-jenis orang yang kita temui di dunia maya ini.

Ya bisa jadi kita beneran dapet orang yang bener-bener baik atau hanya orang-orang yang iseng yang banyak mengumbar kebohongan tapi kita ga bisa secara persis bagaimana menilai karakter dan kepribadian orang jika hanya lewat kata-kata doang kan?, jadi mungkin pas ketemuan, kita ngerasa orang yang kita temui sangat beda karakternya dibanding saat berkomunikasi lewat dunia maya, entah itu terkesan lebih baik atau malah kita mempunyai penilaian lebih buruk.

Ah tapi peduli amat, terserah aja toh di dunia maya orang merasa sah-sah aja bereksperiman tentang peran dan karakter yang ingin dimainkan asalkan  tidak merugikan orang lain dan diri sendiri, mau jadi apa dan bagaimana yang penting segala tanggung jawabnya pikul sendiri :)

 

 

 





Jangan Ingin Tak Lupa

17 04 2008

Hi..hi..hi.. judulnya ribet,  abis bingung sie enaknya kasih title apa ya. Postingan ini keingetan dengerin ceramah ustadz tapi gw lupa dimana dan kapan ya tapi terlintas gitu aja.

Omong-omong soal lupa, semua manusia di dunia ini pasti pernah ngalamin perasaan yang satu ini, dan namanya lupa pastinya  bukan sesuatu yang disengaja ya, dan kebanyakan akibat hal ini sering memicu konflik untuk kasus-kasu tertentu, misal; sorang suami yang lupa ultah istrinya atau hari ultah pernikahannya, he..he… bisa berabe nih dan bikin ngambek, atau lupa janji dengan klien penting, lupa ga mengerjakan PR, lupa sholat dan bentuk lupa-lupa yang lain, mungkin ga semuanya memicu konflik ada juga yang berhikmah baik.

Sadar ga sie kalau rasa lupa ini sebenarnya suatu anugerah juga, yang tak terkira dari yang Maha Kuasa, gimana  enggak kalau tidak dikasi perasaan lupa pasti para wanita/ibu akan kapok melahirkan anak-anak karena ga pernah bisa lupa dengan rasa sakitnya yang luar biasa dan makan waktu berjam-jam pula dan ajaibnya rasa lupa akan rasa sakit itu langsung diberikan oleh Sang Khalik sesaat setelah si bayi nongol ke dunia.

Jadi yang tadinya jerit-jerit kesakitan plus kadang caci maki ama suami dan katanya saat persalinan biasanya di pikiran para ibu adalah bahwa mereka ga  lagi2 mau melahirkan saking ngerasa ga bisa nahan sakitnya tapi bisa langsung adem dan tersenyum melihat sang bayi, lupa sama sekali dengan rasa sakit yang dirasakan beberapa detik yang lalu.

He..he.. mungkin ada yang bisa kasih contoh lain :) jadi, tak selamanya lupa itu keliru. Ssst… trus bagaimana dengan melupakan seseorang, akh itumah tergantung pilihan atas pikiran kamu aja, kalau diinget-inget terus ya ga akan lupa tapi kalau mau dilupakan juga ada banyakcara kok, ya ga??. Eniwei berbuat tak semudah berkata tak seperti membalikan telapak tangan memang, tapi selalu ada jalan keluar setiap masalah bagi para pencarinya.