Langkah Tegas Pemerintah Terkait Film Fitna

1 04 2008

Akhirnya, Pemerintah Indonesia mengambil sikap terkait dengan Film Fitna ini yaitu :

  • Pemerintah secara resmi melarang penanyangan film berjudul “Fitna”, yang dibuat oleh politikus haluan kanan Belanda, Geerts Wilder.
  • Presiden juga meminta penyedia internet untuk tidak menayangkan film Fitna dalam situs mereka. Permintaan Presiden ini disampaikan melalui Menteri Komunikasi dan Informasi M. Nuh.
  • Media internasional juga diharapkan untuk tidak menayangkan film berdurasi 17 menit ini. “Karena akan mengganggu hubungan antarumat beragama dan harmoni antarperadaban pada tingkat global” begitu ujar Presiden
  • Presiden juga mengimbau pemerintah dan parlemen Belanda untuk menghentikan penayangan film itu.
  • Pemerintah, melalui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Andi Mattalatta, juga mencekal kujungan Wilder apabila ia ingin berkunjung ke Indonesia.

Sikap dan langkah pemerintah menyikapi film Fitna dilakukan menurut Presiden guna mencegah gangguan terhadap kerukunan antarumat beragama di Indonesia dan reaksi lain yang bisa mengancam keamanan dan ketertiban umum.

Presiden juga minta agar aksi perusakan, sweeping, dan kekerasan lain tidak dilakukan. “Islam dan agama mana pun melarang melakukan kekerasan. Kekerasan juga bertentangan dengan hukum di Indonesia,” ujarnya.

Kepada masyarakat internasional, Presiden minta agar kebebasan tidak digunakan tanpa batas sehingga merusak sendi-sendi peradaban lain seperti harmoni, kedamaian, kerukunan.

Presiden berterima kasih pada banyak pihak seperti Pemerintah Belanda, Dubes Belanda, warga Belanda di Indonesia yang menolak film Fitna.

Terima kasih juga disampaikan Presiden kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon yang menegaskan tidak adanya hubungan antara film Fitna dengan kebebasan berpendapat dan kebebasan pers.

Usia konferensi pers, Menteri Nuh menyatakan bahwa ia akan menulis surat secara resmi kepada penyedia internet untuk menarik film Fitna dari websitenya. “Besok suratnya dikirim ke you-tube,” ujar Nuh.

Presiden melaksanakan konferensi pers pada senin malam 31 maret2008 setelah melakukan rapat dengan beberapa menteri. Saat konferensi pers, beberapa menteri turut mendampingi, antara lain Menteri Nuh, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, dan Kepala Kepolisian Jendral Sutanto.

Source: tempointeraktif.com dan kompas.com

About these ads

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: