Tentang filmya baca aja disini atau disini gw cuma ingin mengemukakan pendapat pribadi sejauh pemahaman gw aja, jika ada salah-salah mohon dimaklumi dan dikoreksi
Yah, secara sejak jaman Rasulpun, pihak-pihak yang membenci (ajaran) Islam selalu berusaha mencari kelemahan dan kekurangan Islam (dengan Al-qurannya), tapi sayang mereka ga pernah bisa menemukannya, hingga pada jaman modern ini ada pihak yang disebut orientalis yang begitu tekunnya mempelajari alquran tapi bukan untuk mengikutinya melainkan untuk menemukan kelemahannya (meski ada beberapa yang kemudian mendapat hidayah) tapi siapa juga sie yang bisa melawan kalam illahi apalagi dari makhluk yang selemah manusia yang notabene akal kecerdasan yang dimilikinya pun adalah pemberian-Nya, its so ironic….
So rasanya jangan berharap banyak bagi pihak yang membenci ajaran Islam bisa menemukannya even hingga kiamatpun karena Alloh sendirilah yang akan selalu menjaga dan melindungi kesucian al-Quran (begitu dari sumber yang gw baca, ada di surahnya tapi lupa surah apa, silahkan share yang inget ).
Gw??? moslem???? iya, meskipun masih abangan atau apalah namanya tapi jelas tersinggung dong, dan yaaa… cuma sekedar bisa tersinggung dan mengumpat dalam hati , sadaaar banget, umat ini tercerai-berai tak ada leader (We hope someday) yang bisa memberi peringatan lunak/keras terhadap mereka yang jelas-jelas dan nyata-nyata memproklamirkan diri sebagai pembenci Islam.
“Ada anekdot bahwa seorang muslim yang dalam keadaan mabukpun, akan serta merta sadar dan bangkit saat dia mendengar cacian dan hinaan terhadap agamanya, akh itulah semangat, walau hanya sebatas semangat”.
Tapi rasanya ada satu alasan dari setiap usaha pembenci Islam untuk meruntuhkan ajaran ini yaitu justru pada dasarnya mereka ini tahu dan sadar betul (tapi tak mau memahami) akan keagungan Islam, maka dicarilah celah-celah dan senantiasa tak henti2nya usaha untuk memadamkan Cahaya Islam, even sejak masa rasul, orang2 kafir quraisy with sekutu2nya selalu berencana membunuh Muhammad justru karena mereka percaya bahwa perkataan Al-Amin ini benar, tapi mata hati yang tertutup serta super ego yang menyelimuti menjadikan mereka gengsi untuk mengikuti ajaran Beliau.
Ah, beginilah nasib anak ayam yang tak berinduk 
Wallahualam.
Note: Tak bermaksud memprovokasi but boleh dong beropini, kan katanya ini negara “demokrasi” he..he.. so tak perlu berantem toh, inget Islam kan agama damai. Jadi selalu peace anytime :)
Jejak