Soalan “You Know What”….

28 03 2008

He…he… rame sekali rupanya ya masalah pornografi (clingak-clinguk, disensor ga ya he..he..), ah ikutan gaya JK Rowling aja deh gw mau nyebutnya “You Know What” .  Balik lagi nih, masalah you know what”  ini memang tak akan ada habis-habisnya, dari jaman firaun pake pampers (udah ada pampers belom ya waktu itu) atau malah dari jaman Habil Qabil (putra nabi adam  ;)  ) sampai akhir jaman soalan ini kayaknya gak akan ada habis2nya, selalu menarik utk diomongin,  yang membedakan dengan jaman kekinian adalah sarana dan prasarana doang kan.

Kalau jaman baheula karena lom ada listrik (nyambung ga sih) , jadinya lebih banyak pornoaksinya kali ya, baik yang terselubung atau menampakan diri he…he.. tapi intinya ya tetep berbau-bau “Porn“  eh salah “you know what” , iya ga sih ;)

Mungkin yang malah jadi soalan mendasar dan ini ingin sekali gw tanyakan pada yang berwenang, sebenarnya batasan pornografi dan pornoaksi itu,….. eit salah lagi  “you know what”  mksdnya…… yang sekarang dipergunakan itu seperti  gimana sih dan pake teori siapa or yang mana???

Bingung ga sie :)  peace akh…




MenCari PengHidupan

28 03 2008

Melihat kehidupan begitu banyak polah dan warna, di dunia per-blog-an sedang diramaikan dengan issue sensor internet Indonesia, begitu banyak yang pro  dan kontra dan begitu banyak argumen terkemuka…. Ah akhirnya mungkin gw hanya bisa pasrah, wait n see, negeri ini memang sudah bobrok sejak awal…..kalau diibaratkan PC negeri ini lebih memilih memakai software dgn sistem dan program yang sering errornya, meski inputnya bagus ( manusia2 cerdas dan pinter misalnya ) mungkin dominan outputnya tetep aja kabur, samar ga jelas…  teuing lah…. lieur..

Sutralah, tapi ada yang ga kalah penting juga toh dari sensor internet, yap melihat masyarakat yang begitu susah payah memenuhi kebutuhan dasarnya, secara harga-harga kebutuhan hidup selalu beranjak naik, mungkin bagi kalangan papa boro-boro tahu atau mikirin internet, untuk menyambung kehidupan esokpun entah… Akh I wish i could help :(   

But dari lubuk hati gw yang paling dalam, gw selalu saja terkagum-kagum  terhadap mereka2 yang betul betul berjuang mencari sesuap nasi dengan cara yang halal tentunya, tak peduli panas dan hujan, dijalani walau kelihatan letih namun tetap bersemangat dan tegar,  memang itu sudah tuntutan hidup ya, tak perlu ada kata malu atau sungkan.

Misalnya gw sering liat pedagang keliling  entah itu jual  pakaian,  sendal dan barang2  lainnya menawarkannya dengan berjalan kaki tanpa penat dan lelah, dan yang selalu bikin gw salut lagi kalau semisal pedagangya masih muda, dibawah umur atau masih  usia sekolah  yang dipikiran gw  ” Mungkin dia ga mampu sekolah, sementara seumuran dia banyak yang sedang menapaki cita-cita, tapi dia dengan susah payah harus menjadi tulang punggung keluarga “ .

Itu hanya sekelumit saja dari banyak cara mencari penghidupan, tapi di mata Tuhan, mungkin mereka lebih baik dan berharga dari pada “kriminal kerah putih” yang duduk terpandang dan terhormat di atas singgasananya. Ok…. ok …i have no rights to judge anything….

Ya cuma sebatas itu yang bisa gw lakukan, dan hanya satu untaian harap  “Semoga Tuhan memudahkan saja rizkinya” Amin.  I can do nothing right now for them.

Mungkin memang soal penghidupan, kita kadang menganggap rumput tetangga lebih hijau dari pekarangan kita, tapi yang terpenting adalah selalu melihat ke bawah hingga kita selalu bisa berusaha untuk bersyukur. wallahu alam.




SejuTa CinTa

28 03 2008

Semalam
Langit diselimuti kelamnya awan
Hingga sang hujan tak tahan larutkan diri ke bumi
Mataku begitu terlelap di peraduan

Tapi terimakasih ya Alloh
Saat pagi menjelang
Ku masih tahu ……
Sejuknya embun
detakan jantung
debaran hati

Mari mulakan hari
Dengan menyebut-Nya
Dengan sejuta Cinta

Semoga hari ini lebih baik dari kemarin.