BloKir InteRnET dgn MaNtrA

26 03 2008

Kalau “Porn Site” dan semacamnya mau diblokir di internet, ya blokir aja, gw termsuk yang setuju “JusT do IT” rasanya ga perlu banyak alasan karena nantinya kan muncul serupa alasan dari pihak yang tidak setuju so malah akan menimbulkan polemik yang ga ada habis2nya karena masing2 pihak biasanya akan merasa bener dengan pendapat sendiri.

Dan menurut gw satunya-satunya alasan yang tepat adalah menegakan “al haq” tentunya, coba jawab pakai hati nurani, apakah segala yang berbau pornografi, pornoaksi itu sesuatu yang benar???. Meskipun banyak yang bilang program ini terkesan sifatnya reaktif dan spontan hingga dipandang hasilnyapun ga akan memuaskan, tapi coba kita lihat dari kacamta yang lain, paling tidak sudah ada upaya dan kepedulian (baca kewajiban) pemerintah, daripada tidak sama sekali, yakin aja jika tujuannya bener ga ada yang sia-sia kok.

Kesannya naif sekali, dampak era reformasi yang mengusung “kebebasan” nyatanya lebih banyak dampak negatif daripada positifnya, ya salah satunya soal pornografi ini, tengok saja betapa mudahnya kita mengakses segala hal yang “menggairahkan”  :)  di mulai dipinggir jalan (secara ga ada malu lagi tuh), hingga yang mungkin lumayan melek teknologi (dengan mengakses internet) sampai yang dikemas secara eksklusif di t4 hiburan dll (jadi inget bukunya jakarta undercover). That’s the reality.

Ok lah pemblokiran pornografi di internet boleh disebut salah satu upaya besar pemerintah, tapi kalau bisa jangan setengah-setengah aja termasuk media-media yang lain juga tentunya, karena rasanya memang kurang maksimal jika cuma internet aja yang diblokir, sementara masih ada alternatif lain yang  mudah diakses.

Dan harapannya ini jg bukan spontan, jangan sampai nanti ternyeta berbenturan dengan kepentingan lain, program ini kemudian meleh seperti es yeng mencair dan akhirnya Cuma tinggal wacana semata jadi ya maunya betul-betul upaya maksimal, akurat dan menyeluruh, jangan cuma sebatas slogan, katanya diblokir tapi ternyata masih ada celah lain untuk membuka pemblokiran.

Tak pelak upaya ini, sudah banyak yang protes terutama kalangan media barat, ya pastinya karena menurut gw, mereka jadi ga punya pasar tuh buat jualan produk “pornografinya” ya UUD lah ujung2nya duit, disamping efeknya juga yaitu berusaha diengaja atau engga untuk membejatkan generasi dan bangsa ini.

Ya memang sie selagi manusia bernafas hal kayak gini (berbau pornografi) akan terus ada, ini bukan pengulangan sejarah tapi memang ciri khas manusia dari jaman baheula sampai sekarang, ya pastinya suka dan mencari hal-hal begitu ya karena emang manusia kayak kucing toh, boro2 yang nampak yang tersembunyi pun masih dikutik2, tapi tentunya masih bisa diminimalisir dan dikendalikan kan keinginan itu jika medianya memang tidak tersedia dengan mudah.

Tapi menurut gw sembari menunggu menunggu program ini betul2 terealisasi, maka kontrol sosial masyarakat, pendidikan keluarga dan penegakan hukum mesti terus ditegakan dan ditingkatkan, dan satu MANTRA untuk membentengi segala yang “mengairahkan” pandangan, pendengaran, perasaan adalah “Pertebal Keimanan”.
Wallahualam.


Tindakan

Information

Tinggalkan komentar

Anda dapat gunakan tag ini : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>