MULUDAN yu……..
19 03 2008Hmm maklum aku bukan tinggal di pemukiman, makanya suasana maulid hampir ga terasa cuma terdengar sayup-sayup orang bershalawat dari desa di sebelah sana, jadi inget waktu kanak-kanak, kalau mau muludan pada bikin wuduk (nasi uduk) atau”walangsang” (kumpulan makanan yang terdiri dari nasi, opak, ranginang, pisang dalam kantong plastik ) dan biasanya dibagikan setlah shalawatan atau baca “deba” (sejenis shalawat juga yang isinya puji2an kepada rasul), oh seandainya waktu bisa diputar ulang.
Aku inget sirah Rasululloh yang beliau tidur di alas tikar hingga berbekas di punggungnya, Subhanalloh, apa ada di jaman gini pemimpin yang begitu????. Ya engga harus kayak gitu juga kali, kalau dijaman kekinian rasanya terlalu berlebihan mungkin.
Ya tak ada yang bisa menandingi kehidupan rasul dari segala sisi manapun,dan rasanya sampai akhir duniapun ga akan ada yang bisa menandinginya ya, aku bangga dan bersyukur diberi keni’matan besar dijadukan sebagai pengikutnya, meskipun ga pernah akan dan belum sepenuhnya menjadikan dirinya sebagai suri tauladan…..
Tapi untuk kedepannya, ya semoga…. doain ya, saling mendoakan aja deh ![]()
Tags : apa aja, cinta, Film, hobby, iseng, opini, Renungan, review
Kategori : Curahan Hati, Renungan
Jejak