Paradok dari “Menjaga Hati”

21 01 2008

Tak kan tertinggal bayanganmu
Tak pernah membekas di relung hatiku
Hujan yang terhenti seolah pertanda
Cinta tak di sini lagi Ku tlah berpaling

Biarkan aku melepas perasaan ini, ohh
Melepas segenap cinta yang telah kau beri
Engkau pergi, aku akan pergi
Kau menjauh, akupun menjauh
Sebenarnya aku tak lagi mengharapkanmu

Sudah berlalu cahaya rinduku
Yang dulu selalu cerminkan hatiku
Aku akan bisa hapus dirimu
Karna ku lihat kini
Dia di seberang sana

Andai akhirnya
Kau tak juga kembali
Aku takkan sendiri
Lepaskan hati
Sejujurnya aku tak lagi mengharapkanmu

“Patah tumbuh hilang berganti”atau “hilang satu tumbuh seribu”…….. Btw maaf ya Mas Yovie (Yovie & Nuno), bukan maksud plagiat cuma iseng doang rubah-rubah dikit, ya sedikit berekspresi aja  :)


Tindakan

Information

Satu tanggapan ke “Paradok dari “Menjaga Hati””

21 01 2008
a2zie (15:57:07) :

paradok menjaga hati..
kok gitu mas unnamed lah..azi gak ngerti namanya sapa tadi,,
apapun yang terjadi semangat aja..he3 tapi sama sih kalo’ lagunya diganti gitu juga, itu jadi sesuatu yang pengen aku ungkapin tapi sudahlah semua dah berlalu…
bener tuh mati satu tumbuh seribu,
yakin aja bakal ada ganti yang mungkin 100 kali lebih baik dari dia…

Tinggalkan komentar

Anda dapat gunakan tag ini : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>