Yakinilah………

6 01 2008

Yakinilah
Jika ketulusan yang kau beri
Maka Tuhan kan berikan jalan
Tanpa harus diungkapkan
Kata tak pasti siratkan rasa
Mata tak pasti cerminkan hati
Karena keyakinan hanya jadi milikmu
Dan hanya Tuhan yang tahu

Tak mungkin kuberi cinta
Beri rasa yang kau pinta
Kupun bukan siapa-siapa
Hanya sang pengembara rasa pencari cinta

Lebih baik…………lupakan kisah ini
Hapus sajalah kenangan ini
Kau dan Aku
Bagai dua jalan bersisian
Tak ada ujung yang menyatukan
Hingga Tuhan beri jalan
Ulurkan tangan takdir-Nya
Ciptakan pertemuan





Selalu Akan Lebih Baik

6 01 2008

Sahabat…….
Tak semestinya kau pendam rasa
Yang kan belenggumu
Atas keujuran, nurani dan kepastian

Sahabat……..
Ku mohon tak ada yang berubah
Karena ku tak rela kau terbebani
Dengan asa yang tak semestinya ada

Sahabat…….
Lebih baik jangan terucap setiap katamu
Aku tak ingin dengar
Jika semua itu, berikan keraguan di hati

Dirimu sahabatku
Hanya akan jadi sahabat
Selalu jadi sahabat……..dan itu lebih baik
Selalu akan lebih baik
Pasti……..





Wahai Yang Kuasa

6 01 2008

Wahai Yang Kuasa
Pembolak balik rasa
Berilah cahaya
Hingga tampak yang tersembunyi
Muncul yang terselubung
Hapuskan segala rasa yang ternoda
Dari kata-kata tanpa makna

Wahai yang Kuasa
Pemberi cinta
Tunjukkan untukku
Tulusnya kesejatian rasa
Dalamnya ketulusan hati
Hingga Cinta yang kudapati
Kan membuatku lebih mencintai-Mu, merindu-Mu

Wahai yang Kuasa
Penahan jiwa
Kuhanya harapkan cinta
Yang alirannya bermuara di jalan cinta-Mu
Amin





Just For A While

6 01 2008

Maafkanlah diri ini
Yang tak bisa hindarinya, jauhinya
Izinkan saja, walau sementara
Nikmati perasaan ini,……..
Ya… hanya gejolak sesaat
Karena percayalah
Tetap kamulah satu-satunya yang tersimpan pasti
Dalam hati, jiwa dan pikiran
Tak akan pernah tergantikan
Selamanya

Ku tak ingin lukaimu
Ku tak akan sakitimu
Dirimu tak terbandingkan
Dengan apa atau siapa
Karena tak bisa musnah begitu saja
Cinta yang telah terbina sekian lama
Iam gonna love you forever





Untuk Apa

6 01 2008

Untuk apa harapkan pertemuan
Jika jadi awal perpisahan
Untuk apa ucapkan cinta
Jika jadi awal kebencian
Untuk apa berikan harapan
Jika jadi awal angan-angan

Kau dan aku terbatasi jurang
Hingga disaat lintasinya
Akan terjatuh, berkeping
Kau dan aku hanya beri rasa hampa
Seperti air dan api saling mentiadakan
Meninggalkan bekas sesal dan airmata
Hanya abu kepahitan dan duka

Lupakan semua
Pergilah cari bintangmu
Karena cahayaku tak kan buatmu bersinar
Hanya sisakan kegelapan
Jadi…….. untuk apa