Mampukah kita membayangkan persahabatan tanpa cinta?…
Persahabatan dan cinta adalah teman terbaik, karena di mana ada cinta….persahabatan selalu ada di sampingnya.
Dan di mana persahabatan berada, cinta selalu tersenyum ceria dan tidak pernah meninggalkan persahabatan.Pada suatu hari persahabatan mulai berpikir bahwa cinta tlah membuat dirinya tidak mendapat perhatian lagi karena persahabatan mengganggap cinta lebih menarik dari pada dirinya. Hmm…..seandainya tidak ada cinta mungkin aku lebih terkenal, dan lebih banyak orang memberi perhatian kepadaku’ begitu pikir persahabatan.Sejak hari itu persahabatan memusuhi cinta. Ketika cinta mulai bermain bersama persahabatan selalu seperti akan menjauhi cinta. Apabila cinta bertanya kenapa persahabatan menjauhi dirinya….persahabatan hanya amemalingkan wajah dan menghindar meninggalkan cinta.
Kesedihan pun menghampiri cinta,dan cinta tidak sanggup menahan air matanya lalu menangis tersedu-sedu.Kesedihan hanya termangu memandang cinta yang kehilangan teman baiknya.
Beberapa hari tanpa cinta, persahabatan mulai bergaul dengan kecewa, putus asa,kemarahan dan kebencian. Persahabatan mulai kehilangan sifat manisnya, dan orang-orang mulai tidak menyukai persahabatan. Persahabatan mulai dijauhi dan tidak disukai lagi. Walaupun persahabatan cantik, tetapi sifatnya mulai memuakkan. Persahabatan menyadari dirinya bahwa tidak lagi di sukai lantaran banyak orang yg menjauhi dirinya …persahabatan mulai menyesali keadaannya, dan saat itulah kesedihan melihat persahabatan….lalu menyampaikan kepada cinta bahwa persahabatan dalam kedukaan.
Dengan segera cinta berlari dan menghampiri persahabatan. Saat persahabatan melihat cinta menghampiri dirinya, dengan air mata yg berlinang persahabatan pun meluapkan seribu penyesalannya meninggalkan cinta. Akhirnya..persahabatan dan cinta kembali menjadi teman baik,persahabatan kembali menjadi pribadi yang menyenangkan dan cinta pun kembali tersenyum ceria. Semua orang akhirnya melihat kedua teman baik itu sebagai berkat dan anugrah dalam kehidupan.
Moral ,
Mampukah persahabatan tanpa cinta?
Mampukah cinta tanpa persahabatan??
Sering kali kita temui banyak orang memisahkan persahabatan dan cinta karena mereka berpikir’ kalau persahabatan sudah diselami dengan cinta, pasti akan menjadi sulit’Terutama bagi mereka yg menjalin persahabatan antara lelaki dan wanita.
Persahabatan merupakan bentuk hubungan yg indah antara manusia, di mana
cinta hadir untuk memberikan senyumnya dan mewarnai persahabatan.
Tanpa cinta, persahabatan mungkin akan di isi dengan kecewa,benci, marah, egois dan berbagai hal yg membuat persahabatan tidak lagi indah.Berhentilah membuat batas antara cinta dan persahabatan,biarkanlah mereka tetap menjadi teman baik, yang harus di luruskan adalah cinta bukanlah perusak persahabatan. Cinta memperindah persahabatan kita. sering kali cinta cuman dijadikan kambing hitam sebagai perusak sebuah persahabatan. Salah besar!! seharusnya dengan adanya cinta, persahabatan akan semakin menyenangkan.Teman-teman yang sedang mengalami goncangan dalam persahabatan, jangan
salahkan cinta! tetapi cobalah perbaiki persahabatanmu dengan cinta,karena cinta akan menutupi segala kesalahan, mengampuni dengan mudah dan membuat sesuatu yg tidak mungkin menjadi mungkin.Teman-teman yg belum mengerti arti persahabatan ….cobalah memulai sebuah persahabatan, karena dengan persahabatan kalian akan semakin dewasa, tidak egois dan belajar untuk mengerti. bahwa segala sesuatu tidak selalu terjadi dengan keinginan kita.
Teman-teman yang sedang kecewa dengan persahabatan, renungkanlah…….’
Apakah saya sudah menjalani persahabatan dengan benar’ dan cobalah memahami arti persahabatan buat hidupmu.Keinginan, semangat, pengertian, kematangan, kelemahlembutan dan segala hal yg baik akan kita temui dalam persahabatan
Tiada i’tibar yang luar biasa atas sebuah peristiwa Persahabatan yang berselimutkan chinta KECUALI kisah-kisah persahabatan para sahabat Rosululloh.
org 2x yg faham akan makna dua kata yang berbeda itulah yg dapat mengejawantahan-kan-nya dalam the real life.
dan bagi yg belum mengerti dua makna tersebutlah yg terkadang keliru daam tafsir kehidupan.
disinilah terbukti sebuah kalimat bahwa ” utlubul ilma minalmahdi ilallahdhi “. selain mencari ilmu adalah kewajiban bagi kaum muslim, mencari ilmupun masuk dalam kategori unlimited life, area, speed and beguid. sejak dari buaian kedua orang tua hingga akhir hayat.
disini pula kekaguman saya akan perintah-perintah AD maupun ART dari Dien yg saya pegang yaitu ISLAM.
Bukankah Chinta itu juga bagian dari makhluk ALloh? ia bernyawa, iapun mawujud. tdk sekedar bisa di rasa, bahkan bisa di lihat.
dan dalam aplikasi kehidupan saat ini, terlalu sulit u bisa mendeksi mana sahabat sejati dan mana cinta sejati. mana sahabat yg tulus dan mana cinta yg tulus. mana cinta yg suci dan mana cinta yg berbalutkan birahi.
karena semuanya membutuhkan sebuha bukti. dan bukti hanya bisa kita rasakan setelah proses waktu berbicara. kpn saatnya waktu berbicara ? setiap individupun berbeda. sebaimana Tuhan Alloh menciptakan mausia TIDAK ADA YG SAMA, antara manusia satu dengan manusia yg lain-nya di dunia ini.
disinilah arti penting sebuah kata SHARRING. Tiada yg lebih indah selain kebersamaan dan berbagi. dan inilah esensi fitrah manusia yang di sebut sebagai makhluk sosial.
Salam – WongMbanjar